Hyundai dan Subsidi Pajak Mobil Listrik

Dalam rangka pengurangan emisi gas buang dan terciptanya mobilitas yang ramah lingkungan, pemerintah semakin fokus kepada kendaraan listrik. Salah satunya yakni dengan memberikan subsidi pajak penambahan nilai (PPN) hingga 10%, itu artinya yang awalnya pajak mobil listrik itu sebesar 11% sekarang hanya menjadi 1% saja.

Hyundai yang merupakan salah satu produsen mobil ternama dari korea telah meluncurkan beberapa model mobil listrik di indonesia. Ioniq 5 adalah salah satu model mobil listrik yang termasuk mendapatkan subsidi pajak dari pemerintah dikarenakan memiliki tingkkat komponen dalam negeri (TKDN) lebih dari 40%.

Dengan adanya subsidi tersebut tentu menjadi angin segar bagi produsen mobil listrik, hyundai salah satunya serta konsumen peminat mobil listrik di indonesia. Namun, perlu diingat bahwa kebijakan ini bukan satu-satunya solusi untuk bisa mendorong konsumen beralih ke kendaraan listrik yang ramah lingkungan, namun pemerintah serta hyundai selaku produsen juga perlu melakukan kerjasama dalam membangun infrastruktur, meningkatkan kesadaran masyarakat serta mengatasi hambatan lain yang tentunya terkait dengan kendaraan listrik.

Partisipasi Hyundai dalam kebijakan pemerintah mengenai subsidi pajak mobil listrik ini adalah langkah yang positif demi mendorong perubahan menuju pergerakan yang lebih ramah lingkungan. Dengan menyediakan kendaraan listrik inovatif, canggih, serta harga yang terjangkau. Adanya program ini sekiranya akan memberikan konsumen pilihan untuk  lebih mungkin ke mobil listrik, yang akan sangat membantu menjaga lingkungan yang jauh lebih ramah dan positif.

Related Blog

Leave a CommentYour email address will not be published.